Proyek Kereta Cepat Whoosh Disorot: KPK Bergerak Usut Mark Up, Siapa Terseret?

Ayu

Oleh Ayu

Proyek Kereta Cepat Whoosh Disorot: KPK Bergerak Usut Mark Up, Siapa Terseret?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan mark up dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) terus berjalan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan KPK saat ini tengah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara dari proyek tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan KPK saat ini tengah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara dari proyek tersebut.

Budi belum membongkar pihak-pihak mana saja yang telah dimintai keterangan, termasuk ketika disinggung pihak dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Menurutnya, sejauh ini para pihak yang dimintai keterangan bersikap kooperatif.

Selain memanggil pihak-pihak terkait, KPK membuka pintu bagi masyarakat yang memiliki informasi, dokumen, atau data terkait proyek Whoosh untuk turut membantu penyelidikan.

Data dapat disampaikan langsung ke Gedung Merah Putih KPK atau melalui saluran resmi, termasuk email dan website lembaga.

Dia menegaskan, karena penyelidikan masih berlangsung, detail tersebut belum bisa dibuka ke publik.

Budi menambahkan, KPK mengimbau semua pihak yang dipanggil agar kooperatif memberikan informasi, data, dan dokumen yang dibutuhkan penyelidik.

Dan menyampaikan informasi, data, dan keterangan yang dibutuhkan.

Ya artinya ini juga menjadi langkah positif dalam penyelidikan perkara ini.

“Kami sangat terbuka, bisa disampaikan data-data itu bisa langsung ke Gedung KPK Merah Putih, atau melalui saluran-saluran pengaduan KPK, bisa melalui email atau menginput di website KPK, ujar dia.

Menurutnya, setiap data yang masuk akan menjadi pengayaan penting bagi tim penyelidik.

Dia mengatakan, informasi dan konfirmasi yang diberikan pihak yang dipanggil sangat membantu pengungkapan perkara ini.

Namun kami pastikan ya teman-teman bahwa penyelidikan perkara KCIC ini masih terus berprogres, tim terus melakukan penelusuran, melakukan pengumpulan keterangan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui perkara ini, sambung dia.

Terkait dengan materi ataupun pihak-pihak yang diundang untuk dimintai keterangan, saat ini kami belum bisa, belum bisa menyampaikan detilnya secara lengkapnya seperti apa, karena ini memang masih di tahap penyelidikan, ucap dia.

Sehingga dari setiap keterangan, informasi, dan konfirmasi yang disampaikan kepada tim penyelidik tentunya akan sangat membantu untuk mengungkap perkara ini, kata dia kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).

Tentu itu sangat berguna ya, dalam proses hukum yang sedang berjalan di KPK ini, karena itu bisa menjadi pengayaan bagi tim dalam proses penyelidikan perkara KCIC, tandas dia.

Sehingga proses-proses hukum yang sedang berjalan di KPK ini juga bisa berjalan secara progresif, ucap dia.

Artikel Terkait

3 Bintang Timnas Indonesia U-22 yang Tak Berkilau saat Kalah dari Filipina di SEA Games 2025
Olahraga

3 Bintang Timnas Indonesia U-22 yang Tak Berkilau saat Kalah dari Filipina di SEA Games 2025

09 Desember 2025 07:02:32 2
Timnas Indonesia U-22 Terkontaminasi Kekalahan: Indra Sjafri Ungkap Penyebab di Akhir Babak Pertama!
Olahraga

Timnas Indonesia U-22 Terkontaminasi Kekalahan: Indra Sjafri Ungkap Penyebab di Akhir Babak Pertama!

09 Desember 2025 07:02:31 2
Raut Kecewa Pemain Timnas Indonesia U-22: Kalah Dramatis dari Filipina di SEA Games 2025
Olahraga

Raut Kecewa Pemain Timnas Indonesia U-22: Kalah Dramatis dari Filipina di SEA Games 2025

09 Desember 2025 07:02:31 1
Drama Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Terpuruk Oleh Filipina, Masa Depan di Ujung Tanduk!
Olahraga

Drama Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Terpuruk Oleh Filipina, Masa Depan di Ujung Tanduk!

09 Desember 2025 07:02:31 1
Usai Bencana di Filipina, Timnas Indonesia U-22 Siap Melawan untuk Kebangkitan Melawan Myanmar!
Olahraga

Usai Bencana di Filipina, Timnas Indonesia U-22 Siap Melawan untuk Kebangkitan Melawan Myanmar!

09 Desember 2025 07:02:30 1
DPR Resmi Terapkan UU Penyesuaian Pidana: Puan Maharani Tekankan Urgensi Revitalisasi KUHAP untuk Keadilan Hukum
News

DPR Resmi Terapkan UU Penyesuaian Pidana: Puan Maharani Tekankan Urgensi Revitalisasi KUHAP untuk Keadilan Hukum

09 Desember 2025 06:42:13 2