Puan Maharani: Jembatan Ilmu dan Politik, Kunci Indonesia Emas!

Ayu

Oleh Ayu

   Puan Maharani: Jembatan Ilmu dan Politik, Kunci Indonesia Emas!

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan bahwa pengukuhan Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir sebagai Profesor Kehormatan Bidang Hukum di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah, merupakan kebanggaan bagi DPR RI.

“Pengukuhan ini bukan hanya kehormatan bagi beliau pribadi, melainkan juga kebanggaan bagi institusi DPR RI,” ujar Puan dalam sambutannya.

Puan Maharani menekankan pentingnya sinergi antara dunia politik dan ilmu pengetahuan. Menurutnya, kehadiran tokoh yang mampu menjembatani kedua dunia ini akan menghasilkan kebijakan negara yang lebih kuat dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.

“Pengukuhan ini bukan sekadar penganugerahan gelar akademik, tetapi juga penegasan akan pentingnya kehadiran tokoh yang mampu menjembatani dunia politik dan dunia ilmu pengetahuan sehingga kebijakan negara yang dihasilkan akan semakin memiliki legitimasi yang kuat,” jelasnya.

Puan juga menyoroti peran strategis perguruan tinggi sebagai sumber gagasan ilmiah, hasil riset, inovasi, hingga kritik konstruktif bagi pembangunan nasional. Ia berharap ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti sebagai teori, tetapi juga diimplementasikan untuk kemajuan bangsa.

“Gagasan dan rekomendasi akademik dapat memperkaya proses pembentukan undang-undang, pengawasan, dan penganggaran sehingga produk legislasi menjadi lebih berkualitas, relevan, dan berkeadilan,” tegas Puan.

Lebih lanjut, Puan menyampaikan apresiasinya kepada Adies Kadir dan berharap gelar profesor kehormatan yang disandangnya dapat semakin memperkuat kontribusi bagi rakyat Indonesia.

“Saya berharap gelar Profesor Kehormatan ini menjadi langkah awal yang baru bagi Bapak untuk terus menguatkan pemikiran dan kerja-kerja bagi bangsa, negara, dan rakyat,” tutup Puan.

Puan juga menambahkan bahwa kolaborasi antara seluruh elemen bangsa adalah fondasi utama pembangunan. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama membangun Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.

“Inilah tanggung jawab kita bersama, dengan kapasitas terbaik yang kita miliki, kita kerja bersama membangun Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian,” pungkasnya.

Artikel Terkait

3 Bintang Timnas Indonesia U-22 yang Tak Berkilau saat Kalah dari Filipina di SEA Games 2025
Olahraga

3 Bintang Timnas Indonesia U-22 yang Tak Berkilau saat Kalah dari Filipina di SEA Games 2025

09 Desember 2025 07:02:32 2
Timnas Indonesia U-22 Terkontaminasi Kekalahan: Indra Sjafri Ungkap Penyebab di Akhir Babak Pertama!
Olahraga

Timnas Indonesia U-22 Terkontaminasi Kekalahan: Indra Sjafri Ungkap Penyebab di Akhir Babak Pertama!

09 Desember 2025 07:02:31 2
Raut Kecewa Pemain Timnas Indonesia U-22: Kalah Dramatis dari Filipina di SEA Games 2025
Olahraga

Raut Kecewa Pemain Timnas Indonesia U-22: Kalah Dramatis dari Filipina di SEA Games 2025

09 Desember 2025 07:02:31 1
Drama Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Terpuruk Oleh Filipina, Masa Depan di Ujung Tanduk!
Olahraga

Drama Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Terpuruk Oleh Filipina, Masa Depan di Ujung Tanduk!

09 Desember 2025 07:02:31 1
Usai Bencana di Filipina, Timnas Indonesia U-22 Siap Melawan untuk Kebangkitan Melawan Myanmar!
Olahraga

Usai Bencana di Filipina, Timnas Indonesia U-22 Siap Melawan untuk Kebangkitan Melawan Myanmar!

09 Desember 2025 07:02:30 1
DPR Resmi Terapkan UU Penyesuaian Pidana: Puan Maharani Tekankan Urgensi Revitalisasi KUHAP untuk Keadilan Hukum
News

DPR Resmi Terapkan UU Penyesuaian Pidana: Puan Maharani Tekankan Urgensi Revitalisasi KUHAP untuk Keadilan Hukum

09 Desember 2025 06:42:13 2