Zainal Abidin Syah: Kisah Heroik Penjaga Indonesia Timur yang Akhirnya Jadi Pahlawan Nasional

Ayu

Oleh Ayu

   Zainal Abidin Syah: Kisah Heroik Penjaga Indonesia Timur yang Akhirnya Jadi Pahlawan Nasional

Jakarta - Peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2025 menjadi momen bersejarah bagi Indonesia, dengan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh-tokoh berjasa, termasuk Zainal Abidin Syah, Sultan Tidore dan Gubernur pertama Papua.

Zainal Abidin Syah, lahir di Soa-Sio, Tidore, pada 15 Agustus 1912, dikenal karena keberaniannya mempertahankan keutuhan wilayah Indonesia dari Tidore hingga Papua. Pendidikan modern yang ditempuhnya di Holland Inlandsche School (HIS), Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), dan Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA) membentuk dasar pemikirannya tentang pemerintahan dan nasionalisme.

Sebagai bangsawan Kesultanan Tidore, Zainal Abidin Syah tumbuh dengan semangat pengabdian tinggi, bukan hanya sebagai simbol adat, tetapi juga sebagai pemimpin rakyat yang memperjuangkan integrasi wilayah Indonesia bagian timur. Meski berada dalam struktur pemerintahan kolonial Belanda, kehadirannya di Papua justru mempererat hubungan antara rakyat Papua dan Kesultanan Tidore.

Ia menegaskan bahwa Papua merupakan bagian dari Kesultanan Tidore dan secara historis berada dalam lingkup kedaulatan Nusantara. Sikap politiknya yang tegas menjadi rujukan penting dalam diplomasi Indonesia di kemudian hari, khususnya saat mempertahankan Papua di forum internasional.

Peran penting Zainal Abidin Syah muncul pada masa pasca-Perang Dunia II, ketika Belanda mencoba membentuk Negara Indonesia Timur (NIT) melalui Konferensi Denpasar tahun 1946. Keteguhan Zainal Abidin Syah menjadikannya tokoh penting dalam sejarah integrasi nasional Indonesia bagian timur.

Sebagai Gubernur pertama Papua, Zainal Abidin Syah dikenal sebagai tokoh yang memadukan kepemimpinan adat, diplomasi politik, dan semangat kebangsaan. Perjuangannya melampaui batas geografis dan memperkuat fondasi kebangsaan yang inklusif.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Zainal Abidin Syah ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK Tahun 2025. Dengan penetapan gelar Pahlawan Nasional, pemerintah menegaskan bahwa perjuangan Zainal Abidin Syah bukan hanya milik Maluku Utara, tetapi juga bagian dari sejarah besar Indonesia dalam menjaga keutuhan wilayah dan persatuan bangsa.

Bagi Zainal Abidin Syah, Papua bukan sekadar wilayah pinggiran, melainkan bagian tak terpisahkan dari identitas dan kehormatan bangsa, tegas seorang pengamat sejarah.

Artikel Terkait

3 Bintang Timnas Indonesia U-22 yang Tak Berkilau saat Kalah dari Filipina di SEA Games 2025
Olahraga

3 Bintang Timnas Indonesia U-22 yang Tak Berkilau saat Kalah dari Filipina di SEA Games 2025

09 Desember 2025 07:02:32 2
Timnas Indonesia U-22 Terkontaminasi Kekalahan: Indra Sjafri Ungkap Penyebab di Akhir Babak Pertama!
Olahraga

Timnas Indonesia U-22 Terkontaminasi Kekalahan: Indra Sjafri Ungkap Penyebab di Akhir Babak Pertama!

09 Desember 2025 07:02:31 2
Raut Kecewa Pemain Timnas Indonesia U-22: Kalah Dramatis dari Filipina di SEA Games 2025
Olahraga

Raut Kecewa Pemain Timnas Indonesia U-22: Kalah Dramatis dari Filipina di SEA Games 2025

09 Desember 2025 07:02:31 1
Drama Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Terpuruk Oleh Filipina, Masa Depan di Ujung Tanduk!
Olahraga

Drama Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Terpuruk Oleh Filipina, Masa Depan di Ujung Tanduk!

09 Desember 2025 07:02:31 1
Usai Bencana di Filipina, Timnas Indonesia U-22 Siap Melawan untuk Kebangkitan Melawan Myanmar!
Olahraga

Usai Bencana di Filipina, Timnas Indonesia U-22 Siap Melawan untuk Kebangkitan Melawan Myanmar!

09 Desember 2025 07:02:30 1
DPR Resmi Terapkan UU Penyesuaian Pidana: Puan Maharani Tekankan Urgensi Revitalisasi KUHAP untuk Keadilan Hukum
News

DPR Resmi Terapkan UU Penyesuaian Pidana: Puan Maharani Tekankan Urgensi Revitalisasi KUHAP untuk Keadilan Hukum

09 Desember 2025 06:42:13 2